22 Mar 2008 @ 4:44 PM 

Sekali lagi Paskah kurayakan dan itu menjadi tanda bertambahnya usiaku menjadi seorang Katolik. 12 tahun sudah aku mengimani ajaran Katolik sebagai bagian dari kehidupanku. Di malam Paskah 12 tahun yang lalu, di sebuah Gereja indah tempat di sebelah sekolahku sejak kecil, aku mengikrarkan imanku dalam suasana tak terlampau ramai. Maklum, saat itu adalah masa-masa dimana keadaan negara sedang tak menentu, sehingga malam hari menjadi saat yang mencekam bagi semua orang. Aku ingat betapa bahagianya aku saat itu, impianku untuk bisa dibaptis terlaksana, sebuah peristiwa yang mengubah kehidupanku.

Dilahirkan dalam sebuah keluarga yang tak terlalu mementingkan agama membuatku agak sulit menentukan iman apa yang akan kuyakini. Walaupun orang tuaku banyak mengenal para suster, namun mereka bukanlah Katolik. Hanya lingkungan sekolahku yang membuatku tertarik pada iman Katolik ini. Lewat perjuangan panjang, sampailah aku pada malam itu… dengan baju putih-hitam, memegang lilin dan mengenakan kain putih, aku dibaptis dengan air di depan seluruh umat yang hadir malam ini. Malam Paskah 1996 menjadi awal dari kehidupanku sebagai seorang Katolik.

Paskah menandakan bahwa Yesus telah bangkit. He Is Risen! Yesus yang awalnya ditertawakan karena dianggap toh tetap meninggal di kayu salib, padahal mengaku diri-Nya adalah Anak Allah, akhirnya membuktikan bahwa Dia memang Anak Allah! Cara Yesus mengalahkan maut ini terlihat fantastis, seperti pepatah: mundur selangkah untuk meraih kemenangan. Setan yang awalnya sudah bergembira karena mengira telah menang, harus menangis karena akhirnya dikalahkan. Namun, Paskah bukanlah berarti akhir, melainkan awal dari iman kita akan Yesus. Melalui Paskah, kita diajak untuk merasakan penderitaan, merenungkan arti sebuah pengorbanan, menyadari makna pertobatan dan bersama-sama menjadi saksi kebangkitan Kristus. Melalui proses itulah, kita diajak menjadi manusia baru dan menjadi lebih berguna bagi sesama, alam sekitar dan utamanya bagi Kerajaan Allah.

Sejenak aku melihat kembali pada kehidupanku. Apakah aku sudah melaksanakan makna Paskah di dalam hidupku? Apakah aku sudah menunjukkan bahwa aku ini seorang pengikut Kristus melalui pikiran, perkataan dan perbuatanku? Belum… aku masihlah jauh dari sempurna, aku sadar aku ini hanyalah manusia lemah. Namun aku tahu, aku harus senantiasa berusaha membuat hidupku menjadi lebih baik hari demi hari. Ibarat sebuah bejana tanah liat, aku saat ini sedang dibentuk, yang mungkin dalam proses pembentukannya mengalami keretakan atau tidak sesuai harapan, tapi aku percaya sang Maestro selalu memperbaiki aku, menambal yang retak dan membetulkan yang rusak. Aku percaya bahwa segalanya akan indah pada waktu-Nya, yang kuperlukan hanyalah percaya dan tak berhenti berusaha.

Malam ini aku kembali akan menjadi saksi pembaptisan pengikut-pengikut Kristus yang baru. Aku berdoa dan berharap mereka bisa menjadi murid-murid Kristus yang setia dan taat. Aku berharap mereka dapat berkarya dalam Gereja dan menjadi lebih baik dari diriku. Semoga iman dan semangat mereka senantiasa membara dan tak pernah padam… Malam ini pula aku berdoa untuk semua orang yang banyak berperan dalam pembentukan diriku: Rm. Edi, Rm. Yohanes, Rm. Gani, Rm. Hudi, Rm. Verbeek, Rm. Agung, Rm. Budi, Rm. Seger, Mgr. Sunarko, Sr. Vianey, Sr. Yoanita, Mo Agus, Eko, Jane, Bing-Bing, Claudia, dan masih banyak lagi… berkatilah mereka semua, Tuhan… tanpa mereka, aku mungkin takkan bertahan hingga saat ini. Semoga mereka senantiasa dalam perlindungan-Mu dan memperoleh berkat yang senantiasa berlimpah dalam hidup dan pelayanan mereka.

Bless the Lord, my soul… and bless God’s holy name… Ad Maoirem Dei Gloriam!

JN. Rony
20080322
menjelang misa Malam Paskah

Posted By: Mamoru
Last Edit: 19 Jun 2011 @ 03:15 PM

EmailPermalink
Tags
Categories: Personal


 

Responses to this post » (None)

 
Post a Comment

You must be logged in to post a comment.

Tags
Comment Meta:
RSS Feed for comments

 Last 50 Posts
 Back
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 139
  • Comments » 0
Change Theme...
  • VoidVoid « Default
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LightLight

About



    No Child Pages.